Mengikuti Jejak Toko BABE (BArang BEkas) di Bandung
Anda pernah ke Bandung? kalo Anda sekarang akan ke Bandung atau sedang di Bandung, jangan lewatkan untuk mengunjungi tempat yang satu ini, yaitu Toko BaBe (Barang Bekas). Barang bekas, rongsokan, barang second, rombeng, re-furbish ternyata tidak selamanya berkonotasi “useless”. Hal ini terjadi di kota Bandung, ada usaha yang tergolong sukses dalam membisniskan barang bekas. Bahkan tokonya terkenal luas hampir keseluruh Bandung, karena diberi nama unik “BABE” (BArang BEkas).
Idenya sebetulnya sederhana, BABE menyediakan tempat berjualan dan sekaligus mengatur penjualan. Adapun supply barang-barang dagangannya sendiri datang dari publik/masyarakat luas. dari mulai sepatu-sandal bekas, arloji, perkakas elektronik, pakaian, alat-alat olah raga, perkakas rumah tangga, alat musik, perlengkapan kantor, sepeda, bahkan hingga mobil bekas pun pernah ada dalam daftar jualan mereka. Promosi usaha nya tergolong aktif, unik dalam inovasi dan kreatif dengan menggunakan beberapa media (seperti iklan di radio, media cetak, promosi on-the road, acara offair, dll).
Mekanisme ringkas managementnya: setiap item barang dari pelanggan yang hendak dititipkan, dikenai fee titipan (misalnya Rp. 2500) untuk masa waktu tertentu penitipan. Hasil penjualan dari setiap barang yang terjual, BABE pun masih memperoleh komisi sekian persen.
Read the rest of this entry


